Madinah Iman Wisata Umroh Jogja

Anjuran dan Larangan ketika Ibadah Umroh (Bagian 1)

  1. Ihram

Yang dilakukan saat Ihram:

  1. Jika anda sampai di miqat, atau bagi yang di dalam pesawat sedang sejajar dengan miqat. Ucapkanlah niat:

Labbaika ‘Umrotan

  1. Memperbanyak Talbiyah

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ

إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ

Labbaikallahumma Labbaik

Labbaika Laa Syarikalaka Labbaik

Innalhamda Wan Ni’mata

Laka Wal Mulk

Laa Syarikalak

Arti bacaan Talbiyah:

Aku memenuhi panggilanMu ya Allah aku memenuhi panggilanMu. Aku memenuhi panggilanMu tiada sekutu bagiMu aku memenuhi panggilanMu. Sesungguhnya pujian dan ni’mat adalah milikMu begitu juga kerajaan tiada sekutu bagiMu.

Catatan: Bagi yang naik pesawat, kru maskapal blasanya memberi waktu sekitar 30 menit sebelum sampal miqat. Informasi ini akan diulang ulang hingga detik detik sejajar dengan miqat.

Banyak jamaah haji atau umrah, yang berangkat lewat laut atau udara mengakhirkan ihram hingga sampai di Jeddah, Ini ketiru, karena Jeddah telah melewati miqat, dan hanya berlaku sampai miqat bagi penduduk Jeddah. Barangsiapa terianjur hendaklah kemball ke miqat, atau jika tidak, ia harus membayar dam (denda).

Larangan saat Ihram:

Potong kuku Melamar/menikah
Parfum/minyak wangi Kaos tangan/cadar
Tutup kepala Mengambil barang temuan
Sepatu/khuf Berburu
Pakaian berjahit Memotong pohon

 

Dibolehkan saat Ihram:

Kacamata Memakai cincin
Sabuk/dompet Memakai sandal
Naik bus/mobil Memakai jam tangan
Perban/gips Head-set/ear-phone
Menyiram kepala Payung

 

  1. Thawaf

Thawaf ialah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 (tujuh) kali, dimana Ka’bah selalu berada disebelah kirinyadimulai dan diakhiri pada arah sejajar dari Hajar Aswad. Dilakukan dalam keadaan suci dari hadats.

Yang dilakukan saat Thawaf:

  1. Memasuki Masjidil Haram dengan kaki kanan dan membaca doa:

Allahummaftahli Abwaba Rohmatik.

“Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu”

  1. Menghentikan talbiyah saat melihat Ka’bah (berlaku untuk Thawaf umroh atau Thawaf Qudum).
  2. Membuka bahu kanan (berlaku untuk Thawaf Umrah atau Thawah Qudum)
  3. Berniat melaksanakan thawaf, dimulai dari Hajar Aswad
  4. Memulai thawaf dari Hajar Aswad atau yang sejajar, dengan mengucapkan:

Bismillahi Allahu Akbar atau Allahu Akbar

Ini dilakukan pada setiap awal putaran (dari putaran 1 hingga 7)

  1. Disunnahkan mencium Hajar Aswad jika memungkingkan. Jika tidak, cukup dengan memberi isyarat kepadanya dengan tangan kanan.
  2. Bagi laki-laki, disunnahkan untuk berlari-lari kecil pada tiga putaran pertama dan berjalan biasa pada empat putaran terakhir (berlaku untuk Thawaf Umrah atau Thawaf Qudum).

Untuk wanita, tetap berjalan seperti biasa.

  1. Disunnahkan untuk mengusap rukun Yamani pada setiap putaran thawaf, namun tidak dianjurkan menciumnya. Bila tidak memungkinkan untuk mengusapnya, tidak disunnahkan untuk memberi isyarat dengan tangan kanan. Tidak dianjurkan mengucapkan takbir di rukun Yamani.
  2. Membaca doa ketika berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad:

“Rabbana aatina fiddunya hasanah, wafil aakhirati hasanah, waqinaa ‘adzaabannaar.”

Selain bacaan di atas tidak ada doa, zikir atau bacaan tertentu pada saat thawaf.

  1. Diperbolehkan membaca Al-Qur’an atau doa dan zikir sesuai yang diinginkan.

 

Kekeliuran yang sering terjadi saat Thawaf:

  1. Memulai thawaf dari sebelum Hajar Aswad dan Rukun Yamani (menyelisihi Sunnah).
  2. Hanya mengelilingi empat sisi Ka’bah, tanpa mengitari Hijir Ismail (Tawaf tidak sah,

karena hanya mengelilingi sebagian Ka’bah, belum seluruhnya. Hijir Ismail termasuk

bagian Ka’bah).

  1. Berjalan cepat di setiap putaran (menyelisihi Sunnah)
  2. Berdesak-desakan demi mencium Hajar Aswad (dapat menyakiti orang lain, melalaikan dari dzikrullah)
  3. Meyakini Hajar Aswad dapat memberi manfaat (Tidak ada dalilnya, bahkan termasuk syirik).
  4. Memegang seluruh rukun Ka’bah, meraba seluruh temboknya (tidak ada dalilnya)
  5. Thawaf rombongan dipimpin seseorang yang membaca doa dengan keras lalu diikuti rombongannya (dapat mengganggu kekhusyukan jamaah lain).

 

 

 

 

 

 

 

WhatsApp Hubungi Kami | 081328272777